This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

HOME

Kamis, 30 November 2017

Ketika kesulitan datang menghadang

Tulisan ini lahir dari pengalaman hidup yang saya yakin pernah dialami oleh setiap orang. Tidak bermaksud menggurui tetapi berbagi kebaikan dalam kesulitan. Uang tidak dapat membeli segalanya tetapi segalanya tetap butuh uang. Apakah itu untuk sedekah, untuk keperluan pembangunan rumah ibadah, pendidikan, atau penyembuhan dari sakit.

Biaya hidup semakin hari semakin meningkat, sementara lapangan kerja semakin berkurang karena terlalu banyaknya para pencari kerja yang menggantungkan hidupnya dengan bekerja untuk mendapatkan uang. Kompetisi terjadi disana, antara mereka yang punya pengalaman kerja, yang punya ijazah dari SMA, Diploma, S1 hingga S3. Iklan baris lowongan kerja pun dipelototi dengan seksama untuk menemukan kesempatan kerja yang sesuai dengan harapannya.

Biaya kuliahpun semakin mahal, kursus dan pelatihan menjadi pilihan untuk mempersiapkan hidup di dunia kerja. Bagaimana dengan anda, apakah anda termasuk orang yang pernah putus asa ketika melihat kompetisi hidup yang semakin tajam. Hanya dengan berbekal ijazah SMA DAN SEMANGAT JUANG 45 tidaklah cukup untuk merubah nasib. Wajah bersimbah keringat, langkah kaki pun semakin kendor rasanya seperti tidaklah lagi berpijak di bumi. Bayang-bayang kelam penuh tanda tanya menghantui di depan wajah. Apa yang akan terjadi esok? Masih adakah harapan?

Daripada merenungi keadaan yang tak kunjung memberi solusi, sebaiknay kita mulai merubah sikap terhadap keadaan yang sedang terjadi?

SIKAP seperti apakah yang diperlukan saat kita mengalami keterpurukan pengharapan? Padahal semua peluang dan usaha sudah dicoba. 

Apakah keberuntungan masih berpihak kepadaku, keluh seorang yang sedang putus asa di tengah siang bolong berpeluh ditengah kota besar.

Setiap orang punya HAK untuk SUKSES dan memiliki Hidup yang lebih baik. Apakah Hak itu hanya milik segelinitir orang yang sudah ditakdirkan untuk berhasil? Lalu apa bagian ku jika semua sudah diambil oleh mereka?

JANGAN PUTUS ASA.... 
JALAN KELUAR SELALU ADA....
KESUKSESAN TIDAK PANDANG BULU....
KESUKSESAN SUDAH TERBUKA DI DEPAN KITA SEMUA ......

Temukan rahasianya disini... bersama saya siap membantu anda menemukan solusi itu.